<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>TANAMAN HIAS</title>
	<atom:link href="http://tentangtanaman.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tentangtanaman.wordpress.com</link>
	<description>Blog Seputar Tumbuhan dan Tanaman Hias</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Aug 2011 07:04:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tentangtanaman.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>TANAMAN HIAS</title>
		<link>http://tentangtanaman.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tentangtanaman.wordpress.com/osd.xml" title="TANAMAN HIAS" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tentangtanaman.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Memelihara Tanaman Dalam Pot</title>
		<link>http://tentangtanaman.wordpress.com/2011/08/27/memelihara-tanaman-dalam-pot/</link>
		<comments>http://tentangtanaman.wordpress.com/2011/08/27/memelihara-tanaman-dalam-pot/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2011 06:31:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Salsabila</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tentangtanaman.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#160; &#160; &#160; Bagi penggemar tanaman banyak yang suka memelihara tanaman dengan menggunakan pot sebagai wadah tanah media tanamnya. Biasanya yang jadi pilihan untuk ditanam dengan cara ini yaitu berbagai jenis bunga atau tanaman hias. Tapi ada juga yang memilih tanaman buah-buahan, dan yang paling popular adalah menggunakan pot untuk memelihara tanaman yang dibonsai. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tentangtanaman.wordpress.com&amp;blog=9130729&amp;post=21&amp;subd=tentangtanaman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://tentangtanaman.files.wordpress.com/2011/08/gmbrbunga.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-25" title="gmbrbunga" src="http://tentangtanaman.files.wordpress.com/2011/08/gmbrbunga.jpg?w=95&#038;h=96" alt="" width="95" height="96" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi penggemar tanaman banyak yang suka memelihara tanaman dengan menggunakan pot sebagai wadah tanah media tanamnya. Biasanya yang jadi pilihan untuk ditanam dengan cara ini yaitu berbagai jenis bunga atau tanaman hias. Tapi ada juga yang memilih tanaman buah-buahan, dan yang paling popular adalah menggunakan pot untuk memelihara tanaman yang dibonsai. Teknik bertanam dengan cara ini tentu saja berbeda dengan memelihara tanaman yang langsung ditanam di pekarangan atau kebun. Tanaman dalam pot lebih membutuhkan perawatan dan penanganan ekstra.</p>
<p>Untuk mengoptimalkan pemeliharaan tanaman dalam pot sebaiknya perhatikan tanah yang digunakan, tidak semua tanah bagus untuk media tanaman dalam pot, selain tanah bisa juga ditambahkan media sekam atau bisa juga pakis dan pupuk. lebih bagus jika menggunakan pupuk kandang</p>
<p><span style="font-size:x-small;">Agar tetap subur, berdaun dan berbunga indah, tanaman dalam pot perlu perawatan khusus.</span></p>
<p>Tanaman dalam pot sangat bisa mempercantik halaman rumah Anda. Pilihan tanamannya pun beragam, bisa tanaman berbunga, berdaun, atau buah-buahan. Semuanya bisa memberi cita rasa sejuk dan indah.</p>
<p>Perawatan tanaman dalam pot berbeda dengan tanaman di lahan terbuka. Karena ruang tanaman terbatas hanya seluas ukuran pot yang dipakai, tanaman dalam pot membutuhkan perawatan khusus.<br />
Bagaimana kiat perawatannya, berikut penjelasan alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) Ir Agung Yuswanto.</p>
<p>Media tanam<br />
Kebanyakan cara orang menanam tanaman di dalam pot sama dengan di halaman terbuka (tanpa pot). Mereka memasukkan tanah ke dalam pot, lalu menaruh bibit tanaman, dan menguruk kembali dengan tanah. &#8220;Cara ini tidak benar,&#8221; kata Ir Agung Yuswanto.</p>
<p>Tanaman membutuhkan sistem aliran udara yang baik di dalam tanah. Jika media tanam yang digunakan hanya tanah, lama kelamaan tanah menjadi padat. Akibatnya, tidak ada aliran udara di dalam tanah. Hal ini berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman.</p>
<p>Agar tanaman tumbuh dengan baik, media tanam jangan seluruhnya berupa tanah. Campur dengan media lain, seperti kokopit, sekam, pupuk kandang, atau kompos.</p>
<p>&#8220;Pilihan campuran media tanam,&#8221; lanjut pemilik Puri Gajah Nursery ini, &#8220;tergantung pada jenis tanamannya. Untuk tanaman pakis, dan anthurium, campuran yang digunakan biasanya kokopit.&#8221;</p>
<p>Sebelum memasukkan media tanam ke dalam pot, bagian paling bawah harus dilapisi dengan styrofoam. Kalau tanpa styrofoam air tidak akan dapat mengalir dengan baik. Air akan tergenang. Akibatnya, tanah menjadi padat.</p>
<p>Hal itu akan berpengaruh terhadap pertumbungan tanaman. Daun akan menjadi kuning, keriting, atau layu. Sebaliknya, jika dialasi styrofoam, air akan mengalir dengan baik, tanaman pun akan tumbuh dengan subur.</p>
<p>Pertumbuhan<br />
Tanaman dalam pot secara fisik mengalami pertumbuhan. Semakin hari semakin besar. Tentunya, kata pakar taman vertikal ini, lahan yang dibutuhkan harus diperluas.</p>
<p>Jika itu terjadi, pot dan media tanam harus segera diganti. Misalnya, tanaman anthurium. Ketika masih bibit ditanam di pot kecil. Beberapa bulan kemudian pertumbuhan tanaman tersebut semakin besar, sehingga harus memindahkannya ke pot besar serta menambah lagi media tanamnya.</p>
<p>Lain masalahnya, jika pemilik tanaman sengaja akan membonsai tanaman tersebut. Kalau tanaman pot ingin tetap kecil hambat saja pertumbuhannya dengan cara rajin memotong batang, dan tidak perlu mengganti pot, dan media tanam. Pertumbuhannya akan makin lambat, dan tetap kerdil.</p>
<p>Perlu Cahaya Matahari</p>
<p>Sebelum menanam tanaman dalam pot perlu Anda ketahui karakteristik tanaman tersebut. Apakah harus kena matahari penuh, sedang, atau jenis tanaman teduh.</p>
<p>Tanaman yang perlu cahaya harus rajin dikeluarkan dari keteduhan, untuk mendapatkan cahaya matahari. Sedangkan tanaman yang ditaruh di tempat teduh sesekali perlu juga mendapat cahaya matahari.</p>
<p>Paling tidak, lima hari sekali jenis &#8216;tanaman teduh&#8217; tersebut harus mendapatkan cahaya matahari. Pencahayaan dibutuhkan berkaitan erat dengan proses fotosintesis.</p>
<p>Untuk tanaman berbunga, dan tambulapot (tanaman buah dalam pot), Agung memastikan 100 persen harus terkena cahaya matahari. Kalau kurang pencahayaan, pertumbuhan daunnya akan bagus, tapi tumbuhan itu tidak akan berbunga. Kalau tambulapot, akan sulit berbuah.</p>
<p>Menyemir Daun Tanaman</p>
<p>Untuk jenis tanaman daun, tentu daunnya yang harus diperhatikan. Salah satu perawatannya, kita harus rajin menyemir setiap helai daunnya. &#8220;Dua minggu sekali setiap helai daun harus disemir,&#8221; tutur Agung Yuswanto.</p>
<p>Jika rutin disemir (dibersihkan) permukaan daun akan menjadi bersih, mengkilat, dan sehat. &#8221;Daun-daun akan semakin eksotik. Pori-pori di permukaan daun pun bersih sehingga proses fotosintesis akan berjalan dengan baik. Daun-daun semakin subur, dan tumbuhnya sehat,&#8221; paparnya.</p>
<p>Menurut Agung, ada cairan khusus untuk menyemir dedaunan. Bisa juga menggunakan susu kemasan yang banyak dijual di supermarket. Caranya, susu tersebut ditaruh di lap, lalu dengan lembut diusapkan ke setiap lembar daun.</p>
<p>Penyemprotan Berkala</p>
<p>Tanaman dalam pot harus disemprot secara berkala, tapi jangan terlalu sering. Di musim hujan seperti saat ini, tanaman rentan terhadap bibit penyakit, dan jamur. Karena itu, harus dilakukan penyemprotan.</p>
<p>Selain penyemprotan, tanaman berbunga harus rutin diberi pupuk NPK. Pemberian pupuk dilakukan sebulan sekali.</p>
<p>Hama<br />
Hewan yang sering mengganggu tanaman dalam pot biasanya ulat, atau kupu-kupu. Serangga ini makan daun, sehingga daun menjadi jelek. Solusinya, disemprot dengan insektisida.</p>
<p>Tapi, jika serangga tak terlihat, namun pertumbuhan daun tidak baik (jelek), menurut Agung, yang harus dicurigai adalah bagian akar tanaman. &#8220;Berarti ada gangguan di sistem akar, sehingga suplei makanan tidak sampai ke ujung daun. Akibatnya, ujung daun mengering, menguning, bagian cabang tumbuhan bisa mati,&#8221; katanya.</p>
<p>Solusinya, pot tanaman harus dibongkar. Selanjutnya, perhatikan bagian akar tanaman, karena sering menjadi sarang semut, atau hama. Semprot dulu dengan insektisida, lalu bersihkan agar tumbuhan bisa ditanam kembali. Jika tumbuhan sudah bersih dari hama, lebih baik mengganti pot dan media tanamnya dengan yang baru.</p>
<p>Sumber : http://web.ipb.ac.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tentangtanaman.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tentangtanaman.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tentangtanaman.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tentangtanaman.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tentangtanaman.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tentangtanaman.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tentangtanaman.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tentangtanaman.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tentangtanaman.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tentangtanaman.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tentangtanaman.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tentangtanaman.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tentangtanaman.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tentangtanaman.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tentangtanaman.wordpress.com&amp;blog=9130729&amp;post=21&amp;subd=tentangtanaman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tentangtanaman.wordpress.com/2011/08/27/memelihara-tanaman-dalam-pot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b86ba916e1f063ea6d6fbde069a664f5?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aurel125</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tentangtanaman.files.wordpress.com/2011/08/gmbrbunga.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gmbrbunga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Budidaya Tanaman Anthurium</title>
		<link>http://tentangtanaman.wordpress.com/2010/04/01/budidaya-tanaman-anthurium/</link>
		<comments>http://tentangtanaman.wordpress.com/2010/04/01/budidaya-tanaman-anthurium/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 14:13:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Salsabila</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budidaya Tanaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tentangtanaman.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Anthurium adalah tanaman hias tropis, memiliki daya tarik tinggi sebagai penghias ruangan, karena bentuk daun dan bunganya yang indah, Anthurium yang berdaun indah adalah asli Indonesia, sedangkan yang untuk bunga potong berasal dari Eropa. Di Indonesia tidak kurang terdapat 7 jenis anthurium, yaitu Anthurium cyrstalinum (kuping gajah), Anthurium pedatoradiatum (wali songo), Anthurium andreanum, Anthurium rafidooa, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tentangtanaman.wordpress.com&amp;blog=9130729&amp;post=16&amp;subd=tentangtanaman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#008080;"><strong><a href="http://tentangtanaman.files.wordpress.com/2010/04/bunga-putih.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-18" style="margin:3px;" title="bunga-putih" src="http://tentangtanaman.files.wordpress.com/2010/04/bunga-putih.jpeg?w=100&#038;h=100" alt="" width="100" height="100" /></a>Anthurium adalah tanaman hias tropis,  memiliki daya tarik tinggi sebagai penghias ruangan, karena bentuk daun  dan bunganya yang indah, Anthurium yang berdaun indah adalah asli  Indonesia, sedangkan yang untuk bunga potong berasal dari Eropa.</strong></span></p>
<p>Di Indonesia tidak kurang terdapat 7 jenis  anthurium, yaitu Anthurium cyrstalinum (kuping gajah), Anthurium  pedatoradiatum (wali songo), Anthurium andreanum, Anthurium rafidooa,  Anthurium hibridum (lidah gajah), Anthurium makrolobum dan Anthurium  scherzerianum.<span id="more-16"></span></p>
<ul>
<li> <strong>Perbanyakan</strong></li>
</ul>
<p>Anthurium dapat diperbanyak dengan 2 cara, yaitu  generatif (biji) dan vegetatif (stek).</p>
<p>1. Perbanyakan dengan cara generatif (biji)</p>
<p>Tanaman anthurium memiliki 2 macam bunga (Gambar 1)  yaitu bunga jantan dan bunga betina. Bunga jantan ditandai oleh adanya  benang sari, sedangkan bunga betina ditandai oleh adanya lendir. Biji  diperoleh dengan menyilangkan bunga jantan dan bunga betina.</p>
<p>Dengan menggunakan jentik, bunga sari diambil dan  dioleskan sampai rata di bagian lendir pada bunga betina. Sekitar 2  bulan kemudian, bunga yang dihasilkan sudah masak, di dalamnya terdapat  banyak biji anthurium. Biji-biji tersebut di kupas, dicuci sampai bersih  dan diangin-anginkan, kemudian ditabur  pada medium tanah halus.  Persemaian ditempatkan pada kondisi lembab dan selalu disiram.</p>
<p>2. Perbanyakan dengan cara vegetatif (stek)</p>
<p>Ada 2 cara perbanyakan secara vegetatif, yaitu stek  batang dan stek mata tunas. Cara perbanyakan dengan stek batang adalah  memotong bagian atas tanaman (batang) dengan menyertakan 1 – 3 akar,  bagian atas tanaman ‘yang telah dipotong kemudian ditanam, pada medium  tumbuh yang telah disiapkan. Sebaliknya perbanyakan dengan mata tunas  adalah mengambil satu mata pada cabang, kemudian menanam mata tunas pada  medium tumbuh yang telah disiapkan.</p>
<ul>
<li><strong>Penyiapan Medium Tumbuh</strong></li>
</ul>
<p>Berdasarkan kegunaannya, medium tumbuh dibagi  menjadi 2 macam, yaitu medium tumbuh untuk persemaian dan untuk tanaman  dewasa. Medium tumbuh terdiri dari campuran humus, pupuk kandang dan  pasir kali. Humus  atau tanah hutan dan pupuk kandang yang sudah jadi di  ayak dengan ukuran ayakan 1 cm, sedangkan pasir kali di ayak dengan  ukuran ayakan 3 mm.</p>
<p>Humus, pupuk kandang dan pasir kali yang telah di  ayak, dicampur dengan perbandingan 5 : 5 : 2. Untuk persemaian, medium  tumbuh perlu disterilkan dengan cara mengukus selama satu jam.</p>
<ul>
<li> <strong>Penyiapan  Pot</strong></li>
</ul>
<p>Untuk menanam bunga anthurium, dapat digunakan pot  tanah, pot plastik atau pot straso. Pot yang paling baik adalah pot  tanah karena memiliki banyak pori-pori yang dapat meresap udara dari  luar pot. Apabila digunakan pot yang masih baru, pot perlu direndam  dalam air selama 10 menit. Bagian bawah pot diberi pecahan genting/pot  yang melengkung, kemudian di atasnya diberi pecahan batu merah setebal  1/4 tinggi pot. Medium tumbuh berupa campuran humus, pupuk kandang dan  pasir kali dimasukkan dalam pot</p>
<ul>
<li><strong>Pemeliharaan</strong></li>
</ul>
<p>Setelah tanam, tanaman dipelihara dengan menyiram 1  – 2 kali sehari. Daun yang sudah tua atau rusak karena hama dan  penyakit, dipotong agar tanaman tampak bersih dan menarik. Sebaiknya  tanaman ini dipelihara di tempat teduh karena tanaman tidak tahan sinar  matahari langsung.</p>
<p><span style="color:#333333;">sumber : http://tabloidgallery.wordpress.com</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tentangtanaman.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tentangtanaman.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tentangtanaman.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tentangtanaman.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tentangtanaman.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tentangtanaman.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tentangtanaman.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tentangtanaman.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tentangtanaman.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tentangtanaman.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tentangtanaman.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tentangtanaman.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tentangtanaman.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tentangtanaman.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tentangtanaman.wordpress.com&amp;blog=9130729&amp;post=16&amp;subd=tentangtanaman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tentangtanaman.wordpress.com/2010/04/01/budidaya-tanaman-anthurium/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b86ba916e1f063ea6d6fbde069a664f5?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aurel125</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tentangtanaman.files.wordpress.com/2010/04/bunga-putih.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">bunga-putih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanaman Hias</title>
		<link>http://tentangtanaman.wordpress.com/2009/08/23/tanaman-hias/</link>
		<comments>http://tentangtanaman.wordpress.com/2009/08/23/tanaman-hias/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 12:39:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Salsabila</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Hias]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tentangtanaman.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Tanaman hias jenis anthurium pernah menjadi primadona, dengan julukan “Si Raja Daun”. Hal itu terjadi pada dekade dua tahun yang lalu. Tanaman hias jenis anthurium yang pada saat itu sempat menggegerkan dunia bisnis tanaman hias yaitu : Anthurium keris Hokeri Gelombang cinta Jemanii. Sekarang anthurium jenis tersebut masih cukup bagus harganya, terutama anthurium keris. Sebagian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tentangtanaman.wordpress.com&amp;blog=9130729&amp;post=3&amp;subd=tentangtanaman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-9" style="margin:3px;" title="tanaman hias" src="http://tentangtanaman.files.wordpress.com/2009/08/tanaman-hias.jpg?w=81&#038;h=81" alt="tanaman hias" width="81" height="81" />Tanaman hias jenis anthurium pernah menjadi primadona,  dengan julukan “Si Raja Daun”.  Hal itu terjadi  pada dekade dua tahun yang lalu.  Tanaman hias jenis anthurium yang pada saat itu sempat menggegerkan dunia bisnis tanaman hias  yaitu :</p>
<p style="text-align:justify;">
<ol style="text-align:justify;">
<li>Anthurium keris</li>
<li> Hokeri</li>
<li>Gelombang cinta</li>
<li>Jemanii.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Sekarang anthurium jenis tersebut masih cukup bagus harganya, terutama anthurium keris.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Sebagian besar orang menganggap belanja tanaman hias bukanlah kebutuhan mendesak. Tapi bagi sebagian orang yang memang sangat menyukai tanaman akan berusaha untuk mendapatkan tanaman hias yang sedang menjadi mode.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Tanaman hias adalah mode, yang setiap saat akan berganti.<span> </span>Mode sangat dipengaruhi oleh :</span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span>Contoh / yang dipanuti<span> </span></span></li>
<li><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><span>Musim</span></li>
<li><span>Fluktuasi perekonomian </span></li>
<li><span>Tidak bisa diproduksi massal pada waktu yang instant</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span>CIRI TANAMAN HIAS YANG LAYAK SEBAGAI MODE</span></strong></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span>Sangatlah sulit memprediksi, tanaman hias jenis apa yang akan menjadi trend atau mode di saat yang akan datang</span></li>
<li><span>Sangat sulit memprediksi tanaman hias jenis apa yang akan menjadi trend di tahun 2009.<span> </span></span></li>
<li><span>Tanaman yang mudah ditransportasikan      jarak jauh.<span> </span></span></li>
<li><span>Tanaman yang mudah untuk dimuliakan atau dihibridisasi sehingga akan menghasilkan jenis-jenis yang beraneka ragam.<br />
</span></li>
<li><span>Dapat ditanam diberbagai tempat dengan      ketinggian berbeda.<span> </span></span></li>
<li><span>Adanya trend tanaman yang berpola      keindahan tertentu, akan memicu trend tanaman lain yang memiliki pola yang      sama.<span> </span></span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong><span>RAGAM TANAMAN HIAS<br />
</span></strong></p>
<ol style="margin-top:0;text-align:justify;">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Adenium</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Aglaonema </span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Phillodendron</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Alokasia</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Caladium</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Anthurium </span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Bromelia</span></li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tentangtanaman.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tentangtanaman.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tentangtanaman.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tentangtanaman.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tentangtanaman.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tentangtanaman.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tentangtanaman.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tentangtanaman.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tentangtanaman.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tentangtanaman.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tentangtanaman.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tentangtanaman.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tentangtanaman.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tentangtanaman.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tentangtanaman.wordpress.com&amp;blog=9130729&amp;post=3&amp;subd=tentangtanaman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tentangtanaman.wordpress.com/2009/08/23/tanaman-hias/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b86ba916e1f063ea6d6fbde069a664f5?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aurel125</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tentangtanaman.files.wordpress.com/2009/08/tanaman-hias.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tanaman hias</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bunga</title>
		<link>http://tentangtanaman.wordpress.com/2009/08/23/hello-world/</link>
		<comments>http://tentangtanaman.wordpress.com/2009/08/23/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 08:26:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Salsabila</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanaman Hias]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Terlahir sebagai perempuan mendatangkan keuntungan tersendiri bagi saya pribadi. Salah satunya karena saya memiliki kepekaan kepada keindahan, terutama bunga. Bunga memang sangat indah dan dapat menenangkan hati, membuat kita bahagia.bunga selalu identik dengan wangi. Misalnya bunga mawar, bunga melati, bunga kamboja, dan masih banyak bunga lainnya.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tentangtanaman.wordpress.com&amp;blog=9130729&amp;post=1&amp;subd=tentangtanaman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-7" style="margin:3px;" title="bunga" src="http://tentangtanaman.files.wordpress.com/2009/08/bunga.jpg?w=100&#038;h=100" alt="bunga" width="100" height="100" />Terlahir sebagai perempuan mendatangkan keuntungan tersendiri bagi saya pribadi. Salah satunya karena saya memiliki kepekaan kepada keindahan, terutama bunga.</p>
<p style="text-align:justify;">Bunga memang sangat indah dan dapat <a href="http://msantika.com/2009/04/cara-menghilangkan-stress/">menenangkan hati</a>, membuat kita bahagia.bunga selalu identik dengan wangi. Misalnya bunga mawar, bunga melati, bunga kamboja, dan masih banyak bunga lainnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tentangtanaman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tentangtanaman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tentangtanaman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tentangtanaman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tentangtanaman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tentangtanaman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tentangtanaman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tentangtanaman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tentangtanaman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tentangtanaman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tentangtanaman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tentangtanaman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tentangtanaman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tentangtanaman.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tentangtanaman.wordpress.com&amp;blog=9130729&amp;post=1&amp;subd=tentangtanaman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tentangtanaman.wordpress.com/2009/08/23/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b86ba916e1f063ea6d6fbde069a664f5?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aurel125</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tentangtanaman.files.wordpress.com/2009/08/bunga.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bunga</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
